Share this:

 

[Ilmu Aktuaria Unpad] Peran keuangan sosial syariah meningkat selama pandemi Covid-19 secara global sejak tahun 2020. Indonesia selain sebagai negara dengan tingkat sukarelawan tertinggi melalui donasi, namun juga memiliki antusiasme tertinggi untuk gotong royong. Berbicara tentang keuangan sosial tentunya berkaitan dengan ekonomi dan keuangan syariah. Indonesia mempunyai potensi besar untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah. Untuk itu Ilmu Aktuaria Unpad menyelenggarakan kuliah umum secara virtual dengan tema “Gambaran Kebijakan Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah di Bank Indonesia”, Sabtu, 28/5/2022

Ridwan Maulana Putra, S.Si dari Bank Indonesia memberikan Kuliah Umum di Ilmu Aktuaria Unpad

Dalam kuliah umum ini dihadirkan narasumber Ridwan Maulana Putra, S.Si selaku Analis Yunior Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah, Bank Indonesia yang juga merupakan alumni Statistika FMIPA Unpad.

Kuliah umum ini dimoderatori oleh Achmad Zanbar Soleh, M.Si., dosen Ilmu Aktuaria Unpad. Zanbar menjelaskan bahwa tujuan kuliah umum ini selain mengundang praktisi untuk memberikan pengayaan kepada mahasiswa juga menggalakan program alumni back to campus untuk memberikan pengalaman dan informasi kepada adik-adik mahasiswa. 

Pada awal kuliah umum ini Ridwan menjelaskan tentang tugas dan peran Bank Sentral Republik Indonesia.

“Bank Indonesia (BI) tidak mencari profit, BI adalah lembaga negara yang independen, yang secara umum mempunyai tugas dan peran yaitu menjaga stabilitas moneter, sistem keuangan, dan sistem pembayaran, untuk menunjang pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Ridwan.

Ridwan dalam materi kuliahnya juga menyampaikan  nilai dan prinsip dasar ekonomi syariah serta posisi Indonesia dalam ekonomi syariah global dan urgensi pengembangan ekonomi syariah nasional.

Lebih lanjut Ridwan menjelaskan tentang kebijakan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang dilakukan Bank Indonesia dengan melihat peluang kondisi saat ini, kondisi yang diharapkan dengan selanjutnya membuat strategi utama dan strategi pendukung.

Perekonomian syariah adalah konsep terbaik untuk perekonomian lokal maupun global karena menjamin mengalir dan terdistribusinya harta ke jalur bisnis dan sosial dalam rangka menghidupkan perekonomian. Ekonomi syariah sebagai variabel untuk menciptakan kesejahteraan di Indonesia dan mempunyai efek yang sangat positif bagi bergeraknya sektor lain. Prinsip dasar Islam dalam kehidupan ekonomi adalah dengan menjalankan prinsip-prinsip ekonomi syariah untuk selalu menghadirkan harta serta mendistribusikan pendapatan dalam rangka mengoptimalkan bisnis dan juga menghilangkan sesuatu yang tidak produktif. Kemudian transaksi dengan secara transparan dan adil serta berpartisipasi dalam bidang sosial.

Ilmu Aktuaria Unpad Gelar Kuliah Umum Kebijakan Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah di Bank Indonesia